Dalam dunia programming skrg ini dikenal sistem pemikiran OOP(Object Oriented Programming). Sebelumnya adalah pola berpikir Prosedural. Dinyatakan dimana-mana bahwa OOP ini merupakan pola pemikiran yang dapat menyelesaikan banyak masalah pemikiran Prosedural. Bahkan pola pemikiran Prosedural hanyalah merupakan bagian kecil dari OOP.
Banyak yang mengatakan bahwa beralih dari pemikiran Prosedural ke pola pemikiran OOP akan mengalami banyak kesulitan. Yang paling beruntung adalah org2 yang langsung belajar OOP. Aku dari programming prosedural dulunya. Pascal adalah bahasa yang kukenal pertama kali. Kemudian belajar C++ yang ada OOPnya. Lanjut belajar VB(tanpa OOPnya), kemudian saat ini belajar Java(Full OOP). Memang benar, aneh sekali untuk berpikir OOP ketika sudah terbiasa prosedural.
Tetapi moment ini tidak terlalu sulit buat aku pribadi. Pola berpikir prosedural (dalam programming) belum terlalu dalam sehingga otak blom otomatis membayangkan prosedural. Pada saat berpindah ke Java yang full OOP, programku berbau prosedural. Hi3x. Class2 yg kubuat banyak ga kepakai. Haduh, payah neh.
Tp seiring berjalannya waktu, pola berpikir OOP mulai terbentuk. Dan ketika pola berpikir OOP itu mulai mendominasi, entah kenapa permasalahan yg sama dipikirkan dengan OOP, jauh lebih mudah dibayangkan daripada menggunakan pola prosedural.
Mungkin inilah kekuatan OOP yang pertama kali aku rasakan.
Selasa, 30 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar